KTT APEC 2015: Saat Para Raksasa Bertemu

Nov 24, 2015
KTT APEC 2015: Saat Para Raksasa Bertemu

Pada KTT APEC 2015 yang baru saja berakhir, yang diselenggarakan di Manila, Filipina pada 16-20 November, Obama bertindak sebagai moderator di salah satu sesi panel bersama Chairman Alibaba Jack Ma dan profesor Teknik asal Filipina, penemu, sekaligus CEO Sustainable Alternative Lighting (SALt), Aisa Mijeno.

SALt untuk memodernisasi wilayah terpencil di Filipina
Pada bagian pertama, Obama dan Ma menyoroti isu perubahan iklim, yang sama-sama mereka perjuangkan. Lampu SALt menggunakan larutan garam untuk menghasilkan cahaya, dan Mijeno, yang juga seorang wirausahawan muda, ingin memfokuskan upayanya untuk menyediakan penerangan bagi komunitas kepulauan di Filipina yang tidak terhubung dengan jaringan listrik dan tidak memiliki sarana untuk mendapatkan listrik. Presiden Barack Obama dan Jack Ma sama-sama memuji Mijeno atas kecerdikannya, serta menekankan besarnya dampak perusahaan yang menerapkan keberlanjutan lingkungan dalam bisnis mereka.

Alibaba untuk memotivasi wirausahawan muda
Atas pertanyaan dari Presiden Barack Obama, Jack Ma menceritakan bagaimana ia memandang Alibaba, raksasa e-commerce Tiongkok, sebagai platform bagi usaha kecil yang ingin menjual sesuatu. Dan dengan begitu banyak perusahaan rintisan yang memanfaatkan situs e-commerce seperti Alibaba untuk memperkenalkan produk mereka, Ma memahami tantangan para wirausahawan rintisan, dan sarannya kepada Aisa Mijeno tentang penemuannya adalah: “Anda adalah ibu dari anak itu. Jangan menyerahkan anak itu.”

Sebagai bisnis yang juga memperjuangkan kesuksesan kliennya, CEO SUITE memahami pentingnya memampukan dan memberdayakan bisnis untuk mencapai tujuan mereka masing-masing melalui layanan dan kepedulian pelanggan yang tak tertandingi.

Di akhir pembicaraan, Mijeno menyampaikan bahwa kebutuhan paling mendesak SALt adalah pendanaan agar dapat diproduksi secara massal, dan saat itulah Presiden Obama mulai bercanda sambil menunjuk Jack Ma, lalu berkata, “Saya jadi mak comblang di sini.”