Apakah Anda berencana pindah ke Singapura untuk bekerja? Apakah Anda sudah mengurus dokumen kepindahan Anda? Atau apakah Anda sudah berada di sana dan masih mencari pekerjaan? Apa pun situasi Anda, atau jika Anda baru menyusun rencana, tips di bawah ini akan membantu Anda menjaga keseimbangan kehidupan kerja di Singapura.
Pindah dari negara asal ke negara lain adalah keputusan besar. Pertama, jauh dari keluarga bukanlah hal yang mudah. Hal lain yang perlu dipikirkan adalah budaya dan etos kerja; bisa jadi berbeda dari yang biasa Anda temui di negara sendiri. Biaya hidup juga menjadi salah satu pertimbangan utama.
Membuat daftar periksa berisi poin-poin penting untuk pindah ke luar negeri adalah cara yang baik untuk menjaga rencana Anda tetap utuh. Simak daftar di bawah ini:
1. Persiapkan diri Anda untuk relokasi.
Apakah ini pertama kalinya Anda pindah dari negara asal ke negara lain untuk bekerja? Jika Anda bukan tipe orang yang sering bepergian, atau belum pernah menghabiskan banyak waktu untuk bepergian ke negara lain, pindah dan tinggal di luar negeri dalam waktu lama bisa menjadi pengalaman yang sangat berat. Karena itulah mempersiapkan diri sangat penting. Anda harus menyiapkan diri, baik pikiran maupun tubuh Anda. Jika relokasi Anda didukung oleh perusahaan, rekan kerja biasanya menjadi guru dan penasihat pertama bagi Anda, dan hal ini akan membuat segalanya sedikit lebih mudah. Memiliki teman di tempat kerja di luar negeri sangatlah bermanfaat. Menyesuaikan diri dengan budaya dan etiket kerja adalah hal yang bersifat pribadi; semuanya tergantung pada bagaimana Anda menanganinya. Daripada menolak perubahan, lebih baik mengikuti arus dan memberi diri Anda waktu untuk belajar serta terbiasa dengan cara kerja penduduk setempat. Setelah Anda memahaminya, Anda akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan hal-hal lainnya.
Pekalah terhadap perbedaan budaya dan pahami bahwa Singapura, sebagai negara maju, memiliki lingkungan yang bergerak sangat cepat. Orang-orangnya pekerja keras dan sangat praktis dalam kehidupan sehari-hari.
2. Ketahui dan pastikan biaya hidup Anda.
Selama bertahun-tahun, Singapura secara konsisten menjadi salah satu negara dengan biaya hidup tertinggi bagi ekspatriat. Ada baiknya Anda selangkah lebih maju, jadi sangat disarankan untuk melakukan riset mengenai berapa biaya yang dibutuhkan untuk tinggal di Singapura. Dengan begitu, Anda akan memiliki gambaran apakah paket kompensasi Anda sudah atau akan mencukupi selama Anda tinggal di Singapura. Menyesuaikan gaya hidup adalah kuncinya. Jika Anda berasal dari negara maju, Anda akan senang mengetahui bahwa tarif pajak di Singapura lebih rendah dibandingkan di negara asal Anda. Namun, jika Anda berasal dari negara dengan biaya hidup lebih rendah seperti Filipina, merelakan beberapa hal akan sangat membantu jika Anda akan tinggal di Singapura. Anda harus siap tinggal di apartemen yang lebih kecil – “flat”, dengan harga rata-rata S$1.000/bulan, dan mengerjakan pekerjaan rumah sendiri (kecuali Anda tinggal di apartemen berlayanan). Anda mungkin juga harus merelakan mobil pribadi Anda. Singapura memiliki sistem transportasi umum yang sangat efisien dan aman, sehingga bepergian dengan transportasi umum tidak merepotkan dan tidak merendahkan gengsi Anda.
Makan di restoran mewah tidak lagi menjadi tren di Singapura karena kedai “hawker” di pinggir jalan lebih populer sebagai tempat untuk bersantap. Harga makanan di sana juga jauh lebih murah dan kualitasnya secara mengejutkan sebanding dengan restoran Tionghoa populer di negara asal Anda. Mal, restoran mewah, dan resto bar untuk kalangan berselera tinggi juga selalu tersedia, tetapi harganya cukup mahal.
Dengan menyesuaikan gaya hidup seperti ini, Anda dapat memperoleh penghasilan sekaligus menabung di Singapura.
3. Bersikaplah Proaktif.
Jalin jaringan dengan ekspatriat lain dari berbagai perusahaan dan industri untuk lebih memahami lanskap ekonomi dan kehidupan di Singapura. Bersantai di restoran dan bar di sebagian besar lokasi CBD akan membuka pertemanan baru, calon klien, mitra bisnis, bahkan calon pemberi kerja. Komunitas ekspatriat sangat aktif di Singapura, dan mengenal beberapa kelompok di sana akan membuat Anda lebih cepat dan mudah membaur dengan komunitas baru.
4. Teruslah berkembang.
Kata orang, untuk bertahan di rimba korporat, Anda perlu terus berkembang, berevolusi, dan bertumbuh agar tetap unggul. Hal ini berlaku di mana saja di dunia, tidak hanya di Singapura. Terus meningkatkan diri tidak hanya baik bagi karier Anda, tetapi juga bagi diri Anda sendiri. Terus meneliti tren, bersedia belajar dan mencoba hal-hal baru, serta melihat dan terbuka terhadap hal-hal terbaru hanyalah sebagian dari hal yang dapat Anda lakukan. Carilah seminar bisnis tentang investasi atau pelatihan keterampilan di kota Anda – seminar ini sering diadakan pada akhir pekan di pusat konvensi populer. Daripada menonton film, mengapa tidak duduk di sana dan belajar – siapa tahu, perubahan karier mungkin menanti Anda.













