Startup: 6 Tips Menuju Sukses

Jan 22, 2015
Startup: 6 Tips Menuju Sukses

Apa yang menghalangi Anda untuk memulai bisnis sendiri? Sebagian besar perusahaan rintisan (startup) tidak didirikan oleh jutawan. Lebih dari 70% perusahaan rintisan baru didirikan oleh pemilik usaha kecil yang unggul dalam menyediakan layanan atau produk tertentu.

Artinya, para pemilik perusahaan rintisan ini memiliki semangat terhadap bisnisnya dan kemampuan untuk terhubung dengan pelanggan mereka; namun, kerumitan menjalankan bisnis mungkin tidak selalu menjadi perhatian utama mereka. Jadi, apakah itu berarti mereka akan gagal? Sama sekali tidak. Faktanya, prediktor terkuat keberhasilan bisnis adalah dorongan dan fokus yang dimiliki pemiliknya. Jika Anda bersemangat terhadap apa yang Anda lakukan, Anda memiliki keunggulan dibandingkan bisnis yang didirikan hanya untuk menghasilkan uang bagi investor.

Baik Anda memiliki perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi maupun bengkel kayu yang membuat lemari sesuai pesanan, ada enam kunci sukses yang sangat penting bagi perusahaan rintisan.

  1. Bangun jaringan kontraktor yang kuat yang dapat Anda serahi pekerjaan ketika bisnis Anda terlalu sibuk untuk Anda tangani sendiri. Jika bisnis Anda tumbuh seperti kebanyakan perusahaan rintisan lainnya, akan ada fase pertumbuhan yang luar biasa pesat dan masa-masa sepi. Melepas karyawan yang baik itu sulit, jadi biarkan pekerja lepas dan kontraktor membantu Anda melewati masa-masa sibuk pada awalnya. Baik Anda usaha perorangan maupun tim yang terdiri dari selusin ahli, pada suatu saat Anda akan membutuhkan bantuan untuk memenuhi tenggat waktu dan menjaga kepuasan pelanggan.
  2. Dapatkan penghasilan yang layak. Hal ini dimulai dengan mengetahui pasar lokal untuk layanan Anda dan memahami undang-undang perpajakan. Pekerja mandiri dan pemilik usaha kecil biasanya akhirnya membayar porsi penghasilan yang jauh lebih besar kepada pemerintah. Pajak pekerja mandiri menambah 15–25% pada tarif pajak Anda. Hal itu bisa sangat merugikan jika Anda tidak siap menghadapinya.
  3. Dapatkan kantor virtual. Memulai perusahaan baru dan menandatangani sewa ruang kantor selama 12 bulan bisa menjadi risiko besar. Kantor virtual memberi Anda alamat bisnis bergengsi yang dapat Anda cantumkan di kartu nama, tanpa biaya operasional yang mahal. Anda dapat bekerja di rumah, dalam perjalanan, atau di ruang kerja bersama di lokasi kantor virtual Anda. CEO SUITE menawarkan kantor virtual di beberapa gedung paling bergengsi di Asia.
  4. Susun rencana bisnis yang realistis dan yakinlah bahwa semuanya akan berjalan baik. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus selalu belajar lebih banyak tentang kepemimpinan dan mengembangkan rasa percaya diri yang tenang yang dapat dirasakan oleh pelanggan, klien, dan karyawan Anda.
  5. Temui klien dengan berkelas. Apakah Anda berpikir untuk bertemu calon klien baru di restoran untuk membicarakan bisnis? Pikirkan kembali. Suasana tempat Anda melakukan kesepakatan bisnis akan memberi Anda kredibilitas atau justru membuat Anda terlihat tidak mampu menangani proyek tersebut. Jika Anda akan mengadakan rapat penting, sewalah ruang rapat di perusahaan penyedia ruang kerja bersama. Anda dapat memesan ruang konferensi sesuai kebutuhan, sehingga Anda akan bertemu klien baru di ruang rapat kantor yang berkelas dan bukan di kedai kopi kecil. Bukan hanya perusahaan rintisan yang mendapatkan manfaat dari layanan ini. Banyak perusahaan yang membuka kantor di lokasi baru memulai dengan kantor virtual atau ruang kerja bersama. Untuk informasi lebih lanjut tentang mendapatkan kantor virtual, hubungi CEO SUITE.
  6. Mulailah usaha bisnis Anda secara paruh waktu. Tekanan untuk mendapatkan penghasilan penuh dari bisnis yang benar-benar baru biasanya menjadi penyebab matinya usaha kecil. Kecuali Anda memulai dengan dana investasi yang sudah tersedia, Anda mungkin perlu melangkah perlahan pada awalnya. Hal ini memberi Anda kesempatan untuk menguji pasar dan memberi Anda peluang lebih besar untuk berhasil melewati tahun pertama.