Menamai Bisnis Anda

Aug 12, 2016
Menamai Bisnis Anda

 

Menamai bisnis Anda adalah bagian penting dalam menciptakan merek. Menamai bisnis tidak sekadar memakai nama Anda sendiri, nama keluarga, atau hal favorit Anda di dunia. Nama bisnis Anda perlu mudah dieja, mudah diingat, dan mudah dipahami — idealnya nama yang dengan jelas menggambarkan inti bisnis Anda. Ada banyak faktor lain yang juga perlu dipertimbangkan saat menamai bisnis. Ada ketersediaan nama dalam catatan bisnis negara bagian atau negara, dan nama tersebut juga harus memenuhi persyaratan tertentu (jika ada) di negara tempat Anda mendirikan bisnis. Ada juga pertimbangan yang sangat penting dan tidak boleh terlewat, yaitu ketika Anda menamai bisnis dan memiliki tujuan atau rencana ke depan untuk berekspansi ke luar negeri, nama tersebut harus sesuai dengan budaya dan pemahaman di negara lain. Berikut beberapa hal yang perlu diingat saat memilih nama bisnis:

1. Nama Resmi untuk Dokumen Pendirian

Nama resmi bisnis mengacu pada nama resmi yang Anda gunakan saat mengajukan dokumen pendaftaran usaha dan perpajakan. Nama ini tercantum pada dokumen resmi bisnis Anda. Nama resmi bisnis Anda harus dapat dibedakan dari nama bisnis lain yang tercatat dalam daftar nama bisnis pemerintah. Namun, meskipun Anda hanya boleh memiliki satu nama resmi pada satu waktu, Anda tetap dapat memiliki satu atau beberapa nama dagang (“doing-business-as”) secara bersamaan. Misalnya, jika nama resmi bisnis Anda adalah “ABC Corporation”, Anda tetap dapat mendaftarkan nama dagang “Hot Spots” yang dapat Anda gunakan pada iklan, papan nama, dan materi pemasaran lainnya.

2. Nama bisnis harus mudah diucapkan dan mudah dieja.

Ini mungkin tampak sepele, tetapi memiliki nama bisnis yang mudah diucapkan dan mudah dieja memberikan dampak yang sangat besar. Hal ini sangat berkaitan dengan daya ingat konsumen. Misalnya, bisnis Anda bergerak di bidang suku cadang otomotif dan Anda menamainya Oto Sooplys and Repair, lalu Anda membicarakannya dengan seorang teman melalui telepon. Setelah panggilan berakhir, teman Anda mencari bisnis Anda di internet dan tidak dapat menemukannya karena ejaan nama bisnis Anda ternyata berbeda dan sulit.

3. Sebaiknya namai bisnis Anda sesuai dengan sifat usahanya.

Bukan ide yang baik untuk menamai bisnis Anda dengan kata yang menurut Anda keren tetapi sama sekali tidak berkaitan dengan bisnis Anda. Anda justru akan kehilangan calon klien hanya karena harus menjelaskan apa yang ditawarkan bisnis Anda, apa artinya, dan apa yang sebenarnya dapat Anda lakukan untuk mereka.

4. Memesan nama di catatan bisnis pemerintah adalah langkah bijak.

Jika nama pilihan Anda tidak dipesan dalam catatan pemerintah, nama tersebut tetap tersedia bagi siapa saja. Anda dapat memesan nama pilihan Anda untuk melindungi hak Anda menggunakannya — biasanya hanya untuk jangka waktu tertentu, lalu Anda wajib memperbarui perlindungannya dengan biaya minimum. Selama pemesanan nama Anda berlaku, bisnis lain tidak dapat menggunakan nama yang telah Anda pesan. Ini adalah keputusan bijak meskipun bisnis Anda belum beroperasi, atau masih sekadar angan-angan, karena hal ini membantu mencegah perusahaan lain didirikan, didaftarkan, memesan, atau mengganti nama mereka menggunakan nama yang telah Anda pesan.